Rabu, 16 November 2016

PKS

      Patroli Keamanan Sekolah merupakan ekstrakurikuler dan organisasi di SMA N 3 Boyolali. Sesuai namanya yaitu Patroli Keamanan Sekolah, jadi salah satu tugasnya adalah menjaga keamanan sekolah, mari kita simak sejarah singkat terbentuknya PKS. Pada tanggal 5 Mei 1975 dibentuk sebuah wadah yang bernama Polisi Keamanan Sekolah. Saat itu ruang lingkup tugas yang dibawa Polisi Keamanan Sekolah masih sempit, yaitu hanya sebatas menjaga keamanan sekolah dari tindakan-tindakan yang dilakukan oleh siswa. 
      Maka dari itu, tugas Polisi Keamanan Sekolah diperluas dengan namanya menjadi Patroli Keamanan Sekolah dengan persetujuan dari Bapak Letkol Anton Sudjarwo. Ternyata dalam hal ini Patroli mengalami penyempitan dan perluasan, kawan. Tugas dipersempit di bidang keamanan, dimana tugas yang dibawa Patroli Keamnan Sekolah hanyalah sebagi pengawas atau pemantau dari tindakan-tindakan negatif yang terjadi di sekolah untuk selanjutnya dilaporkan kepada pihak guru. Sedangkan perluasannya yaitu pada bidang lalu lintas, dimana seluruh anggota Patroli Keamanan Sekolah wajib mengetahui peraturan-peraturan dalam lalu lintas.
        Tujuan dari Patroli Keamanan Sekolah ini adalah untuk membantu masyarakat menertibkan keamanan, melatih siswa agar disiplin bertanggungjawab dan berdikari (berdiri sendiri), dan mencegah serta menangani kenakalan remaja. Seperti yang kawan-kawan lihat di tepi jalan sekolah ada petugas dari siswa yang menertibkan lalu lintas di depan sekolah mereka. Mereka tidak asal gerak tangan hlo kawan. Di PKS ada 12 isyarat lalu lintas menggunakan gerakan tangan. Ada gerakan stop, jalan, percepat, dan perlambat. Tidak hanya itu, PKS juga memiliki cara mengatur lalu lintas dengan menggunakan peluit, cahaya, APILL dan ada pula cara pengaturan darurat. Oh iya, ada yang tahu apa itu APILL? Oke, kalau belum tahu nih aku kasih tahu. Jadi, APILL itu Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas dengan warna berbeda dan tujuan yang berbeda pula. Baik, sampai jumpa dilain waktu.

OSIS

     Organisasi tertinggi di SMA N 3 Boyolai adalah MPK, MPK merupakan singkatan dari Majelis Permusyawaratan Kelas. Dibawah MPK ada OSIS atau Organisasi Siswa Intra Sekolah, dalam bekerja mereka saling berkaitan. Dalam MPK terdiri dari 2 komponen yaitu Ketua MPK dan sekretaris, sedangkan dalam OSIS dibagi menjadi 10 seksi bidang. Sepuluh sekbid itu adalah sebagai berikut :
1. Seksi pembinaan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
2. Seksi pembinaan budi pekerti luhur atau akhlak mulia
3. Seksi pembinaan kepribadian unggul, wawasan kebangsaan dan bela negara
4. Seksi pembinaan prestasi akademik, seni, dan/atau olahraga sesuai bakat dan minat
5. Seksi pembinaan demokrasi, hak asasi manusia, pendidikan politik, lingkungan hidup, kepekaan dan toleransi sosial dalam konteks masyarakat plural
6. Seksi pembinaan kreativitas, keterampilan, dan kewirausahan
7. Seksi pembinaan kualitas jasmani, kesehatan dan gizi berbasis sumber gizi yang terdiversifikasi
8. Seksi pembinaan sastra dan budaya
9. Seksi pembinaan teknologi informasi dan komunikasi
10. Seksi pembinaan komunikasi dalam bahasa Inggris 
     Dalam setiap sekbid terdapat satu KOO, sebelumnya ejaanya COO tapi karena pengetahuan jadi KOO. COO merupakan singkatan dari Chief Operating Officer. Lanjut, sekbid 1 KOO Septiana Marfuah, sekbid 2 KOO Fajar Aziz, sekbid 3 KOO Wahyu Adi, sekbid 4 KOO Arsid Jimmy, sekbid 5 KOO Alvena Wava, sekbid 6 KOO Saskianingtyas Damayanti, sekbid 7 Lambang Galih, sekbid 8 KOO Agatha, sekbid 9 KOO Deo Ramadhan, sekbid 10 KOO Yasmina.

Upacara Bendera Oleh Paskibra

                  Tata Upacara Bendera adalah tindakan dan gerakan yang dirangkai dan ditata dengan   tertib dan disiplin. Pada hakekatnya upacara bendera adalah pencerminan dari nilai-nilai budaya bangsa yang merupakan salah satu peradaban bangsa, hal ini merupakan ciri khas yang membedakan dengan bangsa lain. Dasar adanya upacara bendera adalah sebagai berikut :
1. Pancasila
2. UUD 1945 (tentang Sistem Pendidikan Nasional)
3. Inpres No. 14 tahun 1981 (tentang Urutan Upacara Bendera) 
            Tujuan diselenggarakan upacara bendera adalah untuk memperolah suasana yang khidmat, tertib,dan menuntut pemusatan perhatian dari seluruh peserta.menjadikan sekolah memiliki situasi yang dinamis dalam segala aspek kehidupan bagi para siswa, guru, pembina dan kepala sekolah. Sehingga sekolah memiliki daya kemampuan dan ketangguhan terhadap gangguan-gangguan negatif baik dari dalam maupun luar sekolah, yang akan dapat mengganggu kelancaran proses belajar mengajar di sekolah. Petugas upacara terdiri dari :
            a. Pembawa naskah Pancasila
b. Pembaca Teks Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945
c. Pembaca Do’a
d. Pemimpin Lagu dari paduan suara
e. Kelompok Pengibar / Penurun Bendera
f. Kelompok Pembawa Lagu dari paduan suara
g. Cadangan tiap petugas

PMR

     Palang Merah Remaja pasti sudah tidak asing lagi di telinga kawan-kawan bukan? Semboyan dari PMR adalah bersih, sehat, jiwa pemimpin, caring, kreatif, kerja sama, ramah dan ceria. 
Di Indonesia, ada 3 tingkatan PMR sesuai dengan tingkat pendidikan atau usia :
- PMR Mula adalah PMR pada tingkatan pelajar Sekolah Dasar (10-12 tahun). Warna sleyer hijau   muda.
- PMR Madya adalah PMR pada tingkatan pelajar Sekolah Menengah Pertama (12-15 tahun). Warna sleyer biru langit.
- PMR Wira adalah PMR pada tingkatan pelajar Sekolah Menengah Atas (15-17 tahun). Warna sleyer kuning cerah.

     Mungkin dari penjelasan di atas kawan-kawan dapat mengetahui ternyata alasan dari sleyer yang berbeda-beda mulai dari SD sampai dengan SMA. ada banyak hal yang diperoleh dari PMR yaitu pembinaan dan pengembangan PMI, ekspresi dalam forum rapat atau pertemuan PMI melalui PMI, memperoleh pengakuan serta penghargaan sesuai dengan prestasi. Sebagai anggota PMR ada beberapa hal yang wajib dilakukan yaitu membayar iuran keanggotaan, melaksanakan Tri Bakti PMR, menjalankan dan membantu mensosialisakan prinsip-prinsip dasar gerakan PMR dan bulan sabit merah internasional serta menjaga nama baik dan kehormatan PMI. PMR Wira atau PMR tingkat SMA  memiliki fungsi sebagai peer educator, yaitu rekan pendidik keterampilan hidup sehat. Dalam PMR banyak yang dapat kita timba ilmunya seperti gerakan kepalangmerahan, pertolongan pertama, sanitasi dan kesehatan, kesiagaan bencana, dan yang paling penting adalah donor darah.

ROHIS

     Setiap sekolah memiliki organisasi yang berkaitan dengan keislaman. Di SMA N 3 Boyolali terdapat organisasi keislaman yang disebut dengan ROHIS. Apa itu ROHIS? Rohis adalah Rohani Islam. Dalam hal ini banyak kegiatan rutin yang dilakukan Rohis. Ada kajian, bersih-bersih masjid, berunding bersama, mengaji bersama, berbagi ilmu bersama, tempat menyampaikan masalah yang insya allah dapat teratasi dengan baik. Tidak hanya itu pada saat acara tertentu Rohis menampilkan kesenian rebana, keren kan. Mereka biasa melakukan kegiatan rutin di Masjid sekolah. Tetapi saat hari jum'at sebelum  shalat jum'at anggota Rohis mempunyai tanggungjawab untuk membina remaja muslim di SMA N 3 Boyolali.
      Sebenarnya tidak sepenuhnya yang mengajar Rohis, tetapi mereka yang akan membuka kegiatan dan mengakhiri acara BRM. Sementara yang akan mengisi secara detail adalah guru-guru. Ada yang menyampaikan tentang 7 orang yang akan dihisab pada hari kiamat, tata cara mandi besar, tata cara wudhu', keluarga abadi, dan masih banyak lagi. Dalam pelajaran tentang ilmu, guru saya pernah berkata bahwa jika engkau mengajarka ilmu yang diajarkan Rasullullah saw dan Allah kepada orang lain serta orang tersebut mengajarkannya kepada orang lain lagi, maka engkau akan menerima pahala yang akan terus mengalir meski engkau telah di alam kubur. Begitu pula sebaliknya, jika mengajarkan sebuah keburukan atau kemaksiatan maka dosa juga aan mengalir terus meski engkau berada di alam kubur. Subhanaullah,, sungguh mulia menjadi seorang pengajar atau pembimbing yang mengajarkan tentang kebaikan.
    

PRAMUKA

        Kalau di SMP dulu yang mengajari kita saat pramuka namanya DP. Apa itu DP? DP itu Dewan Penggalang tapi kalau SMA namanya DA, DA itu adalah Dewan Ambalan. Terus bedanya kalau SMP itu DP mulai mengajar saat pramuka itu ketika mereka kelas tingkat II atau kelas VIII, tapi kalau SMA DA mulai mengajar mulai sejak kelas tingkat I atau kelas X setelah perekrutan selesai. Jadi, ketika kelas X sudah direkrut dan fix menjadi anggota DA, maka otomatis anggota DA kelas X akan mengajari pada saat pramuka hari jumat. DA kelas X akan mengajari teman-temannya yang baru saja ia kenal mungkin.
        Memang hal tersebut dilakukan untuk melatih kepemimpinan dan keberanian berbicara di hadapan orang lain. Mungkin hal tersebut sudah ada dalam jiwa beberapa orang. Tetapi bkan berarti semua, bukan? Apalagi sekarang banyak generasi muda yang dimanjakan dengan gemerlap teknologi yang canggih. Dengan teknologi yang terdapat pada handphone misal media sosial. BBMlah gampang-nya, mereka pada saat berkumpul dengan teman akan lebih banyak bermain dengan handphone daripada berbincang dengan teman. Maka dari itu, bila kita tidak mencoba, kapan kita akan berubah menjadi lebih baik kawan. Didalam kepramukaan terdapat banyak materi yang dapat kita peroleh mulai dari morse, semaphore sampai dengan tanda saat berada di hutan. Tanda bahaya, tanda belok kanan, belok kiri, dan masih banyak lagi.
        DA tidak hanya melakukan kegiatan mengajari saat pramuka tetapi juga ada satnya mereka mengikuti lomba-lomba. Banyak yang dipersiapkan ketika mereka akan menghadapi sebuah perlombaan. Pernah suatu ketika DA menyiapkan perlombaan dengan membuat kerangkan yang disusun dari beberapa bambu yang disatukan menggunakan tali pramuka. Tidak hanya itu mereka juga ada yang merelakan waktunya untuk persiapan lomba sampai dengan sore. Bahkan ada yang sampai menginap, tentunya dengan seizin orang tua. Pramuka diselenggarakan SMA N 3 Boyolali setiap hari jumat, mulai dari pukul 12.30 sampai dengan 15.30 jika ada siswa yang ingin melakukan kegiatan lain masih ada waktu yang tersisa. Cukup sekian dulu ya... Assalamu'alaikum... 

Senin, 14 November 2016

Kebersihan

      Setiap orang di dunia ini pasti menginginkan sesuatu yang sempurna. meskipun kesempurnaan hanyalah milik Sang Pencipta. Ada orang menginginkan hasil yang maksimal dengan usaha yang tidak seberapa. Ada yang bekerja dengan sekeras tenaga tetapi hasilnya tetap itu saja.Semua hal-hal di dunia bahkan di alam yang lain sudah diatur oleh Sang Pencipta. Begitu pula dengan kebersihan. Keberihan dapat tercipta dari seseorang yang mau bertindak disiplin, bersih, dan rajin. lingkungan bersih dapat mendorong kegiatan belajar mengajar yang nyaman. Keadaan lingkungan sekolah yang bersih, aroma sedap, pandangan enak dapat membuat warga sekolah nyaman dibuatnya. Berbeda dengan keadaan sekolah dengan tempat yang sampahnya menumpuk, bau busuk dimana-mana, pandangan hanya terdapat sampah. Tentu akan terganggu bukan konsentrasinya?
       Maka dari itu untuk menciptakan lingkungan yang bersih, aman, nyaman, indah dan elok. Dibuatlah tempat sampah yang dibagi masing-masing dalam setiap tong sampah. Dilengkapi dengan tulisan dan warna yang dapat digunakan untuk membedakannya. Seperti terlihat pada gambar tempat sampah berwarna kuning untuk kelompok sampah plastik, tong sampah berwarna merah untuk kelompok sampah kaca dan sejenisnya, tong sampah berwarna hijau untuk kelompok sampah organik, dan tong sampah yang berwarna biru untuk kelompok sampah kertas dan sejenisnya.